Wednesday, July 30, 2008

Tiga Posisi Bercinta Terbaik Sepanjang Zaman

DARI beragam posisi dan teknik bercinta yang mungkin pernah Anda lakukan, sebenarnya hanya ada tidak lebih dari 3 (tiga) posisi bercinta terbaik yang dipercaya dapat saling memuaskan kehidupan seksual Anda bersama pasangan. Ketiga posisi tersebut adalah gaya kepiting, Dok-al-Arz (dari bahasa Arab), dan posisi kuda (modifikasi dari posisi missionary).

Kepiting
Ini sama sekali bukan doggy style, pria dan wanita dalam posisi berbaring berhadapan. Pihak pria melakukan penetrasi diantara kaki pihak wanita, sedang salah satu kaki pihak wanita melintang melewati salah satu paha pihak pria.

Posisi ini memungkinkan untuk pihak pria melakukan penetrasi mendalam dan memberikan rangsangan lebih pada klitoris.

Dok-al-Arz
Ini merupakan posisi yang paling terkenal di Arab (dari awal 1400-an), yang dituangkan dalam buku Kebun Wewangian Perfume Garden yang ditulis Muhammad ibn Muhammad al-Nafzaw.

Gaya ini direkomendasikan bagi pihak pria yang mengharapkan pihak wanita terus bermain cinta padanya. Gerakannya cukup mudah, pria duduk di tepi tempat tidur, dengan kaki berpijak pada lantai. Sedang pihak wanita berdiri dihadapannya sambil terus memberikan ciuman. Pihak wanita yang bertindak melakukan penetrasi dengan terus memberikan mencium sambil melingkarkan kaki di pinggang pria. Dalam posisi ini wanita yang memegang kontrol. Kehebatan dari gaya ini adalah adanya stimulasi klitros dan G-spot, bahkan bagian T-zone yang berada di balik dubur.

Gaya Kuda
Gaya ini merupakan favorit dari gaya seks Tao. Kehebatan gaya ini adalah memberikan ereksi maksimum pada pihak pria, dan pihak wanita mendapat penetrasi mendalam, serta stimulasi G-spot, demikian juga dengan T-zone penuh.

Pihak wanita berbaring di tempat tidur yang tinggi atau meja, sedang pihak pria dalam posisi berdiri. Wanita dalam posisi mengangkang serta mengangkat lutut hingga ke dada, sementara pria melakukan penetrasi.

Sebenarnya ke-tiga posisi seksual terbaik sepanjang zaman ini diambil dari Kama Sutra dan Kebun Wewangian. Kalau melihat karya-karya itu, sepertinya di jaman kuno-pun telah dikenal tentang titik rangsang kaum wanita, dimana bukan hanya terbatas pada clitoris, G-spot dan T-Zone saja.

Dalam kitab panduan hubungan seksual di awal zaman, seperti Tantra misalnya, telah memberikan petunjuk secara detail tentang bagaimana melakukan hubungan seksual, yang bahkan masih sulit kita bayangkan di masa kini.

Soal gaya bercinta ini, dari zaman ke zaman sebenarnya sangat banyak pilihan yang dapat diambil sebagai variasi. Tapi dalam sepanjang sejarah tiga posisi tersebut yang dianggap paling baik.

Agar Pria Alami Orgasme Berkelanjutan

Banyak laki-laki tidak sadar ejakulasi dan orgasme itu adalah dua hal yang terpisah. Itu mungkin disebabkan dalam banyak kasus, orang cenderung untuk melakukan kedua-duanya secara serempak. Sudah saatnya hal ini diubah. Kali ini, Anda akan belajar bagaimana cara membawa diri Anda ke poin ejakulasi, tetapi tanpa benar-benar ejakulasi, karenanya cobalah untuk mengalami orgasme berlanjut.

Tetap mengingat hal itu setelah ejakulasi, laki-laki pada umumnya harus menunggu sebentar sebelum mereka dapat mulai lagi melakukan hubungan seksual lagi. Dan sebelum Anda dapat mulai untuk menikmati orgasme berlanjut, Anda perlu memahami dan belajar menyerap pengalaman sensasi Anda secara benar sebelum ejakulas sehingga Anda bisa belajar untuk mengontrolnya.Berhenti Saat Anda Melakukannya

Percaya atau tidak, menghentikan ejakulasi Anda akan mempertinggi sensasi Mr P Anda saat Anda melakukan hubungan seks lagi. Ketika Anda sedang beronani atau melakukan hubungan seks, semakin sering Anda menginterupsi aliran itu, akan makin baik hasil pada akhirnya.

Namun begitu, berhati-hatilah. Jika Anda menunda respon ejakulasi terlalu sering, Anda juga bisa mulai merasakan suatu sensasi dan otot pinggangmu mulai terasa nyeri.

Tentu saja, setelah Anda mulai ejakulasi, orgasme Anda mungkin adalah salah satu yang paling luar biasa yang pernah Anda rasakan, bukan berarti jumlah ejakulasi yang Anda lepaskan sepertinya akan bertambah.

Orgasme Berlanjut
Catatan: Ingat, Anda mungkin tidak bisa menahan pada mulanya sebab Anda sudah sangat terbiasa melepaskan mu ejakulasi sebelum orgasme. Tetapi seiring waktu, praktek dan latihan, Anda akan mampu mencapai berikut ini:
  • Belajar untuk memisahkan sensasi orgasme dari sensasi ejakulasi.
  • Melenturkan otot pubococcygeus ( PC) Anda.
  • Mulai mengambil nafas dalam, lambat di antara permainan seksual.
  • Ambil kontrol mental atas orgasme Anda.
  • Gambarkan seberapa dekat Anda dapat mencapai ejakulasi sebelum benar-benar melakukannya.
Ini adalah trik bagaimana Anda dapat menunda respon ejakulasi sebelum memastikan orgasme berlanjut dan pengalaman yang sangat luar biasa nikmat adalah hasil usaha keras Anda:

Melambatkan permainan seks
Apakah kamu sedang melakukan permainan atau menyodok, Anda harus meperlambat serangan dan meningkatkan sensasi. Bangunlah sensasi Anda dengan santai untuk menghargai sensasi secara penuh.

Menunda perasaan
Apakah Anda sedang beronani atau penetrasi, hentikan semua rangsangan ke Mr P Anda manakala Anda merasakan diri Anda akan mengalami ejakulasi sehingga Mr P Anda mempunyai suatu kesempatan untuk memulihkan dari titik tersebut.

Ketika sensasi sudah mulai mereda, mulailah melakukan penetrasi lagi sampai Anda merasakan sensasi mendekati ejakukasi sekali lagi. Lagi, hentikan semua rangsangan. Lanjutkan hal ini metoda “stop and go” sekitar 4 kali sebelum akhirnya Anda berejakulasi.

Rileks dan kontraksikan otot Anda
Bersamaan dengan metode “stop and go” ketika Anda merasakan seolah-olah Anda mulai akan ejakulasi dan Anda hentikan semuan rangsangan, rilekskan otot-otot organ seksual Anda. Ambillah nafas dalam, hembusan nafas yang lambat. Saat otot Anda rileks, kontraksikan otot PC Anda satu atau 2 menit sebelum Anda “go” lagi.

Nikmati Orgasme Itu
Saat Anda melakukan secara konstan “stop and go” atas respon ejakulasi, testikel Anda akan membengkak dan berdenyut, menghasilkan suatu orgasme.

Setelah Anda telah mengatur untuk mengikuti langkah-langkah yang tersebut diatas, Anda akan mulai merasakan perasaan dengan sangat gembira ini bahwa ini adalah orgasme. Asalkan Anda terus melanjutkan untuk mendekati melepaskan ejakulasi, stop stimulasi/rangsangan, rilekskan otot Anda dan kontraksikan otot PC Anda, maka Anda akan terus merasakan kenikmatan orgasme.

Saatnya Berejakulasi
Walaupun kita cenderung untuk mengusir dengan marah saat kita mulai ejakulasi, paculah diri Anda pada untuk melakukannya lebih lambat atau penetrasi dengan cara lain untuk menghasilkan perasaan yang berbeda.

Belajarlah untuk menghargai pekerjaan bagian dalam tubuh Anda. Saat Anda mulai menghargai sensasi yang dipertinggi, sensasi yang merintangi pelepasan ejakulasi Anda, kehidupan seksual Anda akan berubah.

Saturday, July 26, 2008

Laser Vaginal Rejuvenation


Berikut ini informasi bagi mereka yang kehilangan perawan disengaja atau tidak dan ingin mengembalikan keperawanan tersebut dengan berbagai alasan atau juga bagi istri-istri yang ingin memuaskan para suaminya.

Laser Vaginal Rejuvenation (LVR) secara efektif akan meningkatkan kekenyalan otot pada vagina, kekuatan, dan kontrol. Juga akan mengurangi diameter vagina dari luar dan dalam, seperti memperbaiki kembali menjadi lebih berotot dan memperkuat perineal body (letaknya di luar vagina dan diatas anus).

Hasil akhir metode Laser ini akan meningkatkan gairah pada wanita dan pria, karena dengan mengencang otot vagina dan menyempit diameter lubang vagina akan menyebabkan gesekan kulit penis dan vagina semakin intenst dan akhirnya saraf-saraf pada dua kelamin ini akan meneruskan stimulasi ini ke otak, selanjutnya otak akan mengolah berdasarkan memori pengalaman dan pengaruh hormon...

Laser Vaginal Rejuvenation

Friday, July 25, 2008

Posisi ML Idaman Wanita

Kala bercinta setiap individu memiliki posisi yang menjadi favorit. Diperlukan komunikasi dua belah pihak untuk mendapatkan posisi bercinta yang memuaskan kedua pasangan.
Setidaknya ada enam posisi bercinta yang disukai perempuan. Banyak perempuan merasa lebih nyaman dan berpeluang besar mengantarkan orgasme pada posisi ini.

Pertama, Women On Top
Jika perempuan meminta giliran berkendara, jangan berprasangka superior dan sejenisnya. Biasanya, karena perempuan itu dalam kondisi puncak dan penuh energi.
Pada posisi ini perempuan bisa memutuskan ingin mencapai orgasme klitoris atau jelajah G-spot.

Kedua, Posisi Duduk
Gaya bercinta seperti ini sering dilakoni pasangan usai ini makan malam yang romantis. Percintaan akan kelewat bergairah.
Si perempuan duduk di kursi yang sedikit lebih tinggi sehingga sejajar dengan posisi pria berdiri saat penetrasi. Posisi bercinta seperti ini mempercepat rangsang G spot, namun juga berpeluang ejakulasi dini. Karena posisi bercinta seperti ini dilakukan bukan di tempat tidur, sensasi spontanitas lebih terasa. Apalagi jika dilakukan di tempat umum.

Ketiga, Klasik Misionaris
Alias perempuan di bawah. Posisi ini tergolong legendaris dan menciptakan kedekatan amat sangat dengan pasangan.
Posisi ini mutlak memerlukan dukungan tempat tidur nyaman. Ini adalah posisi yang memungkinkan seluruh aktifitas fisik, mencium, menyentuh, meremas, main mata dan pijatan atas bawah dapat dilakukan dalam ritme yang diinginkan.

Keempat, CAT
Atau coital alignment technique, tergolong sederhana. Pada prinsipnya seperti posisi misionaris, namun si pria memajukan badannya beberapa sentimeter, sehingga Mr Dick lebih dulu menyentuh klitoris. Si pria meluruskan kakinya dan perempuan menaik-turunkan pelvis.

Kelima, Doggy Style
Gaya ini umumnya merupakan salah satu favorit pria. Karena lebih mudah menemukan G spot perempuan. Dan dengan sedikit usaha saja, si perempuan bisa orgasme berulangkali.
Penetrasi dari samping ini bisa menyentuh G spot wanita dari berbagai sudut. Lagi pula, doggy style secara alami dapat membuat Anda dan pasangan lebih liar dalam bercinta.

Keenam, Menyamping
Yang menjadi kesukaan perempuan adalah menyamping berhadapan. Karena badan hanya ditumpukan pada satu sisi, proses penetrasi bisa lebih lama dan pelan-pelan. Posisi ini dianjurkan untuk pria yang mudah ejakulasi. Untuk gaya ini diperlukan lebih banyak gerakan pelvis perempuan. Gunanya, agar sensasi bercinta tetap terjaga dan si pria tetap ereksi keras dan lama.

Thursday, July 24, 2008

9 Dosa Pria Saat Di Ranjang

Mengapa para istri terkadang sulit diajak bercinta? Berbagai alasan kerap dilontarkan untuk menghindari acara bermesraan di kamar tidur. Kira-kira apa sih penyebabnya? Apa memang betul karena beberapa tindakan yang secara sadar maupun tidak, kerap dilakukan oleh pasangannya?

Sebenarnya sih tidak, anda mau tahu lebih lanjut? Simak jawabannya untuk menjawab rasa penasaran Anda.

1. Tidak mengatur suasana
Mengatur suasana berhubungan intim memang tidak diperlukan seorang desainer. Tetapi merayu dan mencumbu pasangan akan lebih mudah jika pria memberi dan meyediakan suasana nyaman. Rapihkan tempat tidur, buat lampu temaram dengan lantunan musik yang lembut sangat membantu menciptakan suasana romantis.

2. Menghentikan foreplay tiba-tiba
Foreplay merupakan bagian penting sebuah hubungan intim. Tetapi sebagian pria seringkali menganggap foreplay membuang-buang waktu dan ingin tergesa-gesa melakukan hubungan intim. Foreplay ibarat makanan pembuka yang umumnya pasangan perlukan sebelum hidangan utama. Karena itu lakukan hal-hal sederhana seperti mengelus, mencium, membisikan ungkapan-ungkapan seksi sampai menyentuh bagian-bagian sensitif akan terasa sangat berbeda dan tidak akan pernah terlupakan.

3. Bergerak terlalu cepat
Belajar menahan keinginan di tempat tidur akan membuat pasangan Anda semakin terangsang, buatlah pasangan menginginkan Anda lebih sehingga berujung pada luapan pengalaman seksual yang tak tertahankan. Belajarlah mengikuti diri sendiri dan menikmati setiap momen yang dilakukan tanpa terlewatkan. Anda dijamin akan merasakan kesenangan maksimal.

4. Mengabaikan bahasa tubuh
Walaupun awalnya wanita terlalu malu mengatakan apa yang ia sebenarnya inginkan di tempat tidur, bahasa tubuhnya akan menjadi sebuah petunjuk. Karena itu perhatikan tanda-tanda yang ditujukan tubuhnya sampai ia merasa cukup nyaman untuk mengatakan secara verbal. Cobalah perhatikan bagaimana pasangan Anda merespon sentuhan dan reaksi yang dilakukan. Jika Anda melihat tubuhnya mulai tegang ketika disentuh, rubah sentuhan sehingga merasakan kesenangan yang lebih nyaman. Sebaliknya jika masih belum terpengaruh, inilah waktunya untuk meningkat volume sentuhan.

5. Bebas berekspresi
Sebagian besar wanita memiliki sisi petualangan dan ingin mencoba hal baru di tempat tidur. Cobalah mengenalkan posisi dan fantasi baru perlahan-lahan tapi pasti, mulailah dengan meminta secara halus, meningkat ke tingkat lebih tinggi sampai kenyamanan dan kepercayaan tertanam dalam hubungan.

6. Cuek pada pasangan
Wanita umumnya tidak ingin diabaikan di tempat tidur (siapa yang mau?) karena ini akan membuat rasa tidak nyaman dan bahkan marah. Ini biasa dilakuan pria saat telah mencapai ejakulasi. Jangan biarkan seperti itu, perlakukan pasangan seperti saat Anda tengah bercumbu, peluk dan cium sehingga kehangatan tetap dapat ia rasakan.

7. Acting like a King
Hubungan intim dimaksudkan untuk mencapai kesenangan dan kebebasan bukan ketidaksenangan dan ketegangan. Karena itu komunikasi menjadi sangat penting. Cobalah meminta dengan suara lembut, menyampaikan keinginan dengan mata atau menarik tubuhnya ke posisi yang nyaman dan lihat reaksinya. Pendekatan ini akan memberikan hasil menguntungkan dibanding dengan pendekatan komando.

8. Melupakan daerah sensitif
Kenyataanya pria mungkin lebih tertarik langsung ke pusat daerah sensitif wanita dan cenderung lupa kalau tubuh wanita itu dipenuhi dengan daerah-daerah sensitif. Selanjutnya ketika Anda berada di tempat tidur, cobalah mencium daerah punggung dimana bahu bertemu leher, usap sepanjang punggung sampai ke paha. Lakukan dengan lembut hingga ia merasakan sensasi luar biasa.

9. Menyimpulkan pasangan puas
Hanya karena Anda telah mencapai puncak kepuasan bukan berarti pasangan Anda puas. Ingat ada orang lain disamping Anda karena itu berusahalah membuat pasangan senang dan memberikan hal yang sama.

Sunday, July 20, 2008

Tanda Tanda Penyakit Menular pada Kewanitaan

Penyakit menular seksual, atau PMS adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual.
Hampir seluruh PMS dapat diobati. Namun, bahkan PMS yang mudah diobati seperti gonore telah menjadi resisten terhadap berbagai antibiotik generasi lama. PMS lain, seperti herpes, AIDS, dan kutil kelamin, seluruhnya adalah PMS yang disebabkan oleh virus, tidak dapat disembuhkan.

Beberapa dari infeksi tersebut sangat tidak mengenakkan, sementara yang lainnya bahkan dapat mematikan. Sifilis, Trichomoniasis, AIDS, kutil kelamin, herpes, hepatitis, dan bahkan gonore seluruhnya sudah pernah dikenal sebagai penyebab kematian. Beberapa PMS dapat berlanjut pada berbagai kondisi seperti Penyakit Radang Panggul (PRP), kanker serviks dan berbagai komplikasi kehamilan. Sehingga, pendidikan mengenai penyakit ini dan upaya-upaya pencegahan penting untuk dilakukan.

Misalnya, Trichomoniasis yang disebabkan oleh parasit yang disebut Trichomonas vaginalis, ditularkan khususnya melalui kontak seksual secara langsung. Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui mutual masturbation dan berbagai sex toys (alat bantuk seks).
Tanda dan gejalanya pada perempuan? Gejala umumnya muncul dalam 4-20 hari setelah infeksi. Perempuan yang terinfeksi parasit Trichomonas akan mengeluarkan cairan dari vagina berwarna kuning kehijauan atau abu-abu serta berbusa dalam jumlah banyak, kadangkala disertai pendarahan dan bau tidak sedap, gatal pada vulva sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Sering buang air kecil dan terasa sakit, pembengkakan vulva, rasa tidak nyaman selama berhubungan seksual dan sakit di wilayah perut. pendarahan di serviks mungkin terjadi, namun ini bukan gejala umum.
Sebelum menuju ke dokter langganan, mari kita kenali dulu gejala-gejala penyakit menular seksual pada perempuan..

Perubahan pada cairan Miss V (lebih kental, tidak berwarna, baunya menusuk) beberapa hari hingga dua minggu setelah masa menstruasi. Sakit, rasa terbakar, atau gatal saat berkemih yang berlangsung selama 24 jam.
Sakit selama melakukan hubungan intim dengan pasangan. Sakit atau terasa berat pada area pelvis atau perut bagian bawah.
Gatal, rasa terbakar atau sakit pada area atau sekitar wilayah genital. Luka, ruam, melepuh, bengkak, seperti kutil pada sekitar organ genital.
Terjadi bercak pada Miss V atau bahkan pendarahan setelah hubungan intim. Gejala umum dari infeksi seperti demam dan kelelahan atau kurang energi.

Penyakit menular seksual pada perempuan hamil kemungkinan akan menyebabkan masalah antara lain berat lahir rendah pada bayi, kelahiran prematur, infeksi pada bayi yang baru lahir (pneumonia, infeksi mata atau masalah pada sistem saraf). Infeksi tersebut kemungkinan mengancam kehidupan bayi atau menyebabkan masalah jangka panjang yang serius atau bahkan cacat tetap.

Perempuan yang mengalami episode pertama dari herpes genital pada saat hamil akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kelahiran prematur. Kejadian akut pada masa persalinan merupakan indikasi untuk dilakukannya persalinan dengan operasi cesar sebab infeksi yang mengenai bayi yang baru lahir akan dapat menyebabkan kematian atau kerusakan otak yang serius.
Tidak melakukan hubungan seks secara vaginal, anal dan oral dengan orang yang terinfeksi adalah satu-satunya cara pencegahan yang 100% efektif mencegah penularan PMS melalui hubungan seks.
Penyakit menular seksual, atau PMS adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual.

Hampir seluruh PMS dapat diobati. Namun, bahkan PMS yang mudah diobati seperti gonore telah menjadi resisten terhadap berbagai antibiotik generasi lama. PMS lain, seperti herpes, AIDS, dan kutil kelamin, seluruhnya adalah PMS yang disebabkan oleh virus, tidak dapat disembuhkan.
Beberapa dari infeksi tersebut sangat tidak mengenakkan, sementara yang lainnya bahkan dapat mematikan. Sifilis, Trichomoniasis, AIDS, kutil kelamin, herpes, hepatitis, dan bahkan gonore seluruhnya sudah pernah dikenal sebagai penyebab kematian. Beberapa PMS dapat berlanjut pada berbagai kondisi seperti Penyakit Radang Panggul (PRP), kanker serviks dan berbagai komplikasi kehamilan. Sehingga, pendidikan mengenai penyakit ini dan upaya-upaya pencegahan penting untuk dilakukan.

Misalnya, Trichomoniasis yang disebabkan oleh parasit yang disebut Trichomonas vaginalis, ditularkan khususnya melalui kontak seksual secara langsung. Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui mutual masturbation dan berbagai sex toys (alat bantuk seks).
Tanda dan gejalanya pada perempuan? Gejala umumnya muncul dalam 4-20 hari setelah infeksi.
Perempuan yang terinfeksi parasit Trichomonas akan mengeluarkan cairan dari vagina berwarna kuning kehijauan atau abu-abu serta berbusa dalam jumlah banyak, kadangkala disertai pendarahan dan bau tidak sedap, gatal pada vulva sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Sering buang air kecil dan terasa sakit, pembengkakan vulva, rasa tidak nyaman selama berhubungan seksual dan sakit di wilayah perut. pendarahan di serviks mungkin terjadi, namun ini bukan gejala umum.
Sebelum menuju ke dokter langganan, mari kita kenali dulu gejala-gejala penyakit menular seksual pada perempuan..
Perubahan pada cairan Miss V (lebih kental, tidak berwarna, baunya menusuk) beberapa hari hingga dua minggu setelah masa menstruasi. Sakit, rasa terbakar, atau gatal saat berkemih yang berlangsung selama 24 jam.
Sakit selama melakukan hubungan intim dengan pasangan. Sakit atau terasa berat pada area pelvis atau perut bagian bawah.

Gatal, rasa terbakar atau sakit pada area atau sekitar wilayah genital. Luka, ruam, melepuh, bengkak, seperti kutil pada sekitar organ genital.
Terjadi bercak pada Miss V atau bahkan pendarahan setelah hubungan intim. Gejala umum dari infeksi seperti demam dan kelelahan atau kurang energi.
Penyakit menular seksual pada perempuan hamil kemungkinan akan menyebabkan masalah antara lain berat lahir rendah pada bayi, kelahiran prematur, infeksi pada bayi yang baru lahir (pneumonia, infeksi mata atau masalah pada sistem saraf).

Infeksi tersebut kemungkinan mengancam kehidupan bayi atau menyebabkan masalah jangka panjang yang serius atau bahkan cacat tetap.
Perempuan yang mengalami episode pertama dari herpes genital pada saat hamil akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kelahiran prematur. Kejadian akut pada masa persalinan merupakan indikasi untuk dilakukannya persalinan dengan operasi cesar sebab infeksi yang mengenai bayi yang baru lahir akan dapat menyebabkan kematian atau kerusakan otak yang serius.

Tidak melakukan hubungan seks secara vaginal, anal dan oral dengan orang yang terinfeksi adalah satu-satunya cara pencegahan yang 100% efektif mencegah penularan PMS melalui hubungan seks.
Kondom dapat mengurangi risiko tetapi tidak dapat samasekali menghilangkan risiko tertular penyakit ini melalui hubungan seks.
Walaupun memakai kondom saat melakukan hubungan seks, masih ada kemungkinan untuk tertular penyakit ini yaitu melalui adanya luka di daerah kelamin.

Efek Sunat Terhadap Seks

Pada beberapa studi awal untuk mempelajari efek sunat terhadap fungsi seksual, dua penelitian terbaru memberikan hasil yang berlawanan dan memberikan bukti untuk mendukung kedua pihak yang berdebat mengenai prosedur ini. Dalam sebuah penelitian, para peneliti dari University of North Carolina yang dipimpin oleh Dr. Kenneth Fink menunjukkan bahwa pria dewasa yang melakukan sunat melaporkan penurunan baik pada fungsi ereksi dan sensitivitas penis setelah prosedur tersebut.

Sementara pada penelitian lain, berdasarkan hasil dari kelompok pasien yang lebih kecil, Dr. Sean Collins dari Louisiana State University dan timnya menemukan bahwa pria dewasa yang baru saja disunat melaporkan tidak adanya perbedaan pada fungsi seksual setelah prosedur tersebut.

Fink dan timnya juga mencatat, meskipun melaporkan penurunan dalam fungsi seksual mereka, 62% pria tersebut mengatakan kalau mereka puas dengan hasil prosedur ini. Dalam dua penelitiannya, kebanyakan pria menjalani prosedur ini untuk perawatan kondisi medisnya, seperti fimosis, suatu kondisi dimana kulit luar tidak dapat ditarik melewati kepala penis.

Akhir-akhir ini, sebuah perdebatan berlangsung mengenai prosedur ini, dengan satu pihak menekankan penurunan jumlah infeksi dan PMS diantara pria yang disunat dan di pihak lain menekankan rasa sakit serta stress yang ditimbulkan terhadap seorang bayi saat di sunat, selain komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh prosedur ini. Saat ini the American Academy of Pediatrics menganggap keuntungan medis potensial dari sunat pada pria tidaklah terlalu penting untuk sampai direkomendasikan agar semua anak laki-laki disunat.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Fink dan timnya, para peneliti meneliti 123 pria yang telah disunat untuk membandingkan fungsi dan kenikmatan seksual yang mereka rasakan sebelum dan sesudah di sunat, sementara penelitian Collins dan rekan-rekannya berdasarkan survei terhadap 15 pria yang dilakukan sunat pada saat sebelum dan 12 minggu setelah prosedur.

Berkomentar terhadap penelitian Collins kepada Reuters Health, Fink menjelaskan kalau berbicara kepada pasien sebelum dan setelah prosedur merupakan cara yang lebih baik untuk mengukur perubahan, tapi kalau hanya terhadap 15 pasien merupakan jumlah yang terlalu kecil untuk mendeteksi apapun kecuali perbedaan ukuran.

Fink menambahkan bahwa kedua penelitian ini memiliki kelemahan yaitu mereka meneliti perubahan fungsi seksual pada orang dewasa setelah melakukan sunat dimana, pada banyak kasus, melakukan sunat untuk memperbaiki masalah medis mereka. Konsekuensinya, Fink menjelaskan bahwa laporan seorang pria akan kenikmatan dan fungsi seksualnya mungkin dipengaruhi oleh kondisi medis yang ditandai oleh sunat.

Dengan alasan ini, Fink mengatakan, seseorang dapat menduga para partisipan penelitian untuk melaporkan peningkatan dalam fungsi seks setelah disunat, yang bisa jadi disebabkan perbaikan kondisi medisnya. Namun, penurunan fungsi seksual, seperti yang dilaporkan dalam penelitian Fink, menunjukkan kalau mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi perubahan ini, katanya.

Sebagai penjelasan mengenai mengapa pria dalam penelitiannya melaporkan kepuasaan yang tinggi meskipun ada penurunan dalam fungsi seksualnya, Fink mengatakan kalau beberapa orang merasa senang akan penurunan sensitifitasnya, yang memungkinkan mereka untuk menunda orgasme dan lebih baik dalam memuaskan pasangannya. Fink mencatat kalau laporan pria akan kepuasaan seksualnya tergantung banyak faktor. “Ini berarti berbeda untuk tiap pria,” katanya, “Secara keseluruhan, tampaknya cukup berharga bagi mereka untuk menjalani sunat ini.”

Fink menekankan kalau penelitian mengenai sunat pada orang dewasa tidaklah dapat langsung diaplikasikan pada bayi yang baru lahir. Tapi mungkin dapat menjadi pertimbangan orang tua saat memutuskan untuk menyunat anaknya.